Terkini

Berjasa dalam Pendidikan, Penyandang Disabilitas Mendapat Penghargaan

Perhatiannya Sriyono terhadap PAUD begitu besar. Meskipun memiliki keterbatasan (tuna daksa) sejak lahir dan  sempat ditolak sejumlah sekolah untuk mengajar idak pernah patah semangat. 

BLORAPEDIA.ID – Seorang pemuda enyandang disabilitas asal Kabupaten Blora, Sriyono Abdul Qohar mendapat penghargaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dia dinobatkan sebagai pejuang penyandang cacat peduli pendidikan anak usia dini (PAUD).

Sriyono menyatakan merasa terhormat atas penghargaan yang diberikan oleh Kemendikbud. Sebenarnya dia tidak menyangka dan menganggap ini sebagai bentuk pembuktian.

“Merasa kaget, sangat senang, dan terhormat mendapatkan undangan dari Dirjend PAUD dan Diknas Kemendikbud untuk mengikuti seminar internasional di Hotel Millenium Jakarta, terlebih bisa menerima anugrah penghargaan sosok pegiat PAUD,” kata Sriyono, Kamis (7/11/2019).

Perhatiannya Sriyono terhadap PAUD begitu besar. Meskipun memiliki keterbatasan (tuna daksa) sejak lahir dan  sempat ditolak sejumlah sekolah untuk mengajar idak pernah patah semangat.

Pada tahun 2009 ia lalu mendirikan sekolah PAUD yang diberi nama Gembira Ria di tanah kelahirannya, Di Desa Sendangmulyo Kecamatan Ngawen, Blora. Bahkan di sekolah yang didirikannya itu, biaya pendidikan digratiskan.

Sriyono mengaku termotivasi atas penghargaan ini. Dirinya berjanji akan terus berjuang mendidik anak-anak di desanya agar mendapatkan pendidikan yang layak.

“Tentunya ini jadi motivasi saya untuk terus berbuat. Melakukan yang terbaik bagi anak-anak agar mendapatkan pendidikan yang layak. Dan harapannya kelak mereka menjadi orang berhasil,” harapnya.

Sekedar informasi Pemberian penghargaan itu dilaksanakan pada Rabu malam (6/11/2019) di Hotel Millenium Jakarta diberikan langsung oleh Direktur Pembinaan PAUD, Muhammad Hasbi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close